JENIS PERMAINAN OUTBOUND
1. Birma Crosser
Tujuan outbound training permainan ini adalah melatih percaya diri untuk menghadapi segala ujian dan rintangan dalam kehidupan. Alat bantu dalamout bound training permainan
ini meliputi bambu, karmentel, kong, snappling, webbing dan helm.
Adapun prosedur dalam permainan Birma Crosser adalah :
1. Setiap peseta diminta meniti bambu yang telah disediakan dengan ketinggian 2 m dan panjang 15 m
2. Fasilitator memasangkan kelengkapan pengaman sebelum peserta melaksanakan tugas tersebut
3. Fasilitator memberikan arahan dan motivasi agar peserta berhasil melewati bambu dengan sebaik-baiknya.
4. Fasilitator memegang tali pengaman untuk menjaga keselamatan peserta.
5. Saat pelaksanaan peserta yang lain menunggu giliran
Pemaknaan dalam program outbound permainan ini adalah :
1. Mampukah semua peserta melaksanakan tugasnya dengan baik ?
2. Adakah peserta yang merasa takut akan ketinggian ?
3. Apa kunci keberhasilan mereka ?
4. Apa yang menjadi penyebab kegagalan ?
2. Hell Barier
Tujuan outbound training permainan
ini adalah melatih mengerjakan sesuatu sesuai dengan tahapannya untuk
mencapai puncak yang diharapkan. Alat bantu dalam program outbound permainan
ini meliputi jaring, karmentel, kong, snappling, webbing, kaos tangan
dan helm. Adapun prosedur dalam permainan ini adalah :
1. Setiap peserta diminta memanjat jaring tali setinggi 6 meter.
2. Fasilitator memasangkan kelengkapan pengaman sebelum peserta melaksanakan tugas tersebut
3. Fasilitator memberikan arahan dan motivasi agar peserta berhasil melewati bambu dengan sebaik-baiknya.
4. Fasilitator memegang tali pengaman untuk menjaga keselamatan peserta.
5. Saat pelaksanaan peserta yang lain menunggu giliran.
Pemaknaan dalam permainan ini adalah :
1. Mampukah semua peserta melaksanakan tugasnya dengan baik ?
2. Adakah peserta yang merasa takut akan ketinggian ?
3. Apa kunci keberhasilan mereka ?
4. Apa yang menjadi penyebab kegagalan ?
5. Apa yang dirasakan peserta sewaktu mencapai puncak ?
6. Apa makna dari kegiatan ini ?
3. Carterpillar Race
Caterpillar race atau balap ulat bulu dapat dimainkan di lapangan Peserta dipecah jadi 3 or 4 team, terdiri dari 7-10 orang,
Instruksi
§ Peserta kita minta untuk membentuk formasi berbaris ke belakang dengan tangan dibahu, atau di pinggang atau berpelukan.
§ Tugas
mereka adalah berjalan dengan teamnya dengan rute yg kita buatkan
sebelumnya, bisa berupa lintasan dengan tali atau tanda-tanda patokan.
§ Tiap team harus bergerak secepatnya ke garis finish yg kita tentukan
§ Bagi Team yang barisannya rusak harus mulai lagi dari garis start.
Target
Team yang menjadi pemenang adalah yang pertama sampai di garis finish dengan utuh.
Larangan
§ Larangan utama yaitu bahwa barisan tidak boleh putus.
§ Tidak boleh merusak formasi teamnya, misalnya tangan terlepas, terjatuh atau tertinggal sebagian.
Variasi:
§ Lintasan dapat dibuat lurus atau berkelok-kelok.
§ Pergerakan bisa juga dibuat maju atau mundur,
Bisa juga formasi lainnya, tergantung kondisi lapangan dan juga tingkat usia peserta
4. Folding Carpet
Games
ini dimainkan dengan alat bantu sebuah karpet atau terpal plastik yang
ukurannya 1 meter persegi untuk 8-10 orang. Ukuran karpet dapat
disesuaikan dengan jumlah peserta yang akan ikut bermain maupun tingkat
kesulitan yang ingin diberikan, lebih banyak peserta maka dibutuhkan
karpet yang lebih luas.
Instruksi
§ Pertama, seluruh peserta diminta naik ke atas karpet dan
§ Setelah aba-aba dimulai mereka harus dapat membalik karpet tersebut
§ Kelompok harus bekerja sama dalam menemukan cara dan kemudian membalik karpet tersebut.
Target
Kelompok yang paling cepat membalik karpet dianggap sebagai pemenang.
Larangan dan Hukuman
§ Orang-orang yang berada di atas karpet tersebut tidak boleh turun ataupun menyentuh tanah.
§ Jika melakukan pelanggaran tersebut maka kelompok dianggap gagal melakukan tugasnya.
§ Hukuman atas pelanggaran tersebut dapat diberikan berupa pengurangan nilai atau potongan waktu.
Variasi
Games dapat dimainkan di dalam maupun diluar ruangan.
5. Hulahoop
Games ini dapat dalam kelompok, dengan jumlah anggota kelompok 6-10
orang. Hulahoop yang digunakan bisa yang terbuat dari rotan atau dari
tali / webbing yg dibuat melingkar dengan diameter 1-1,5 meter.
Petunjuk
§ Caranya hulahoop diletakkan di pundak salah satu anggota kelompok
§ Kemudian
dengan didahului aba-aba, hulahoop tersebut harus berpindah dari satu
anggota kelompok ke anggota yang lain sampai ke anggota keloompok yang
terakhir,
§ Anggota kelompok boleh menggerakkan seluruh badan untuk membuat hulaoop tersebut bergerak,
§ Posisi peserta dapat dibuat melingkar atau berjajar atau berbaris ke belakang.
Larangan:
Webbing / hulahoop tidak boleh dipegang atau digenggam oleh tangan anggota kelompok.
Variasi
§ Sebagai variasi, perpindahan hulahoop dapat dibuat satu arah atau bisa juga bolak-balik.
§ Jika menggunakan tali/webbing, dapat juga divariasikan dengan menggunakan 2 hulahoop yang harus berpindah berlawanan arah.
Untuk lebih meriah, permainan ini dapat dimainkan dalam format kompetisi
dengan membentuk 2 atau 3 kelompok jika jumlah pesertanya mencukupi,
dan mereka yang paling cepat yang menang.
6. LOG LINE
Permainan ini dimainkan di luar ruang menggunakan sebuah balok kayu yang
dibuat sedemikian rupa agar tidak bergerak. Panjang balok tersebut 1,5
hingga 2 meter, dan sebaiknya yang agak besar agar agak tinggi dari
permukaan tanah ketika dinaiki oleh peserta. Peserta yang akan bermain
terdiri dari 6-10 orang, tergantung besar dan panjang balok.
Instruksi dan petunjuk permainan
§ Pada
awal permainan, kita minta seluruh anggota kelompok utk naik ke atas
balok dan mereka harus saling membantu agar tidak terjatuh dari balok
atau pun menginjak tanah.
§ Setelah
semua naik di atas balok, kita mulai memberi instruksi dimana mereka
harus berdiri berurutan sesuai instruksi yang kita minta. Misalkan saja,
berdasarkan tanggal lahir,
§ Para
Peserta harus mengatur barisan di atas balok tanpa boleh turun ke
tanah, dari angka yg paling kecil ke angka yg paling besar.
§ Fasilitator
menentukan mana yg menjadi bagian depan. Jika berhasil, lanjutkan
dengan instruksi berikutnya, hingga 3 instruksi dapat mereka selesaikan
dengan baik.
Larangan
Jika terjatuh pada salah satu tugas, maka dianggap gugur dan dilanjutkan dengan tugas kedua dan seterusnya.
Variasi
Bisa saja instruksinya urutan tinggi badan, nomor rumah dll.
Permainan ini dimainkan di luar ruang
7. Flying Fox
Meluncur dari sebuah pohon dengan menggunakan sling baja. Permainan ini
melatih keberanian dan ketegasan dalam mengambil keputusan, karena
sekalipun sudah menggunakan alat pengamanan yang Optimal peserta akan
bertarung dulu dengan rasa takutnya sebelum akhirnya memutuskan untuk
melompat. Umumnya setelah meluncur Sensasinya yang luar biasa membuat
kebanyakan peserta ingin mengulanginya lagi
8. Toxic Waste
· Permainan
ini adalah permainan yang populer, permainan untuk kelompok kecil dan
selalu berhasil membangun inisiatif kebersamaan, memberikan tantangan
untuk teamwork selama 30-45 menit. Melatih proses berpikir,
berimajinasi, aksi, berfantasi, mengambil resiko, dan membuat solusi
yang menarik
· Dapat dimainkan oleh reamja dan orang dewasa
· Tantangannya
adalah memindahkan toxic waste (limbah beracun) kedalam wadah
penetralisir dengan peralatan minim sambil menjaga jarak aman dalam
batas waktu yang ditentukan
· Tingkat
kesulitan - sedang. Hindari untuk memainkan permainan inidengan
kelompok yang sedang menjalani tahap awal proses group development.
Paling baik dilakukan di akhir acara dan/atau ketika kelompok sudah
kompak dan dapat mengatasi masalah-masalah teamwork dasar
· Dapat
dilakukan di dalam dan luar ruangan; akan lebih dramatis dimainkan di
luar ruangan karena kita dapat menggunakan air sebagai pengganti bola,
sebagai toxic waste.
Processing Ideas
· Selalu
ada komunikasi dan keputusan kunci yang muncul selama permainan yang
dapat dibahas di debriefing akhir yang sangat berguna.
· Permainan
ini akan mengekspos proses dan masalah yang berhubungan dengan berbagai
aspek teamwork termasuk kerjasama, komunikasi, kepercayaan, pemberian
wewenang (empowerment), risk-taking, support, problem-solving,
decision-making, dan leadership
· Dapat direkam dalam bentuk video untuk analisis dan debriefing diakhir permainan
· Bagaimana mengukur keberhasilan kelompok?
Misalnya. Pertimbangkan:
·
- Berapa waktu yang mereka butuhkan?
- Apakah ada air yang tumpah?
- Apakah ada kecelakaan atau yang terluka? (Biasanya karena peserta bersemangat ingin segera menyelesaikan permainan mereka tidak akan peduli dengan pelanggaran yang mereka buat dan seperti mengabaikan terjadinya kecelakaan atau luka (injury) atau kematian akibat kecerobohan yang terjadi ketika permainan berlangsung. Pastikan ada evaluasi objektif untuk performa mereka - yang jarang ada yang ‘sempurna’)
· Beberapa baik kelompok mengatasi tantangan ini? (misalnya dari skala 10?)
· Bagaimana reaksi awal kelompok tersebut?
· Skill apa yang dibutuhkan kelompok tersebut untuk sukses?
· Apa yang dilihat oleh observer sebagai kekuatan dan kelemahan kelompok?
· Bagaimana kelompok tersebut mendapatkan ide-ide terbaik mereka?
· Apa yang dipelajari oleh setiap anggota kelompok tentang dirinya sendiri sebagai seorang anggota kelompok?
· Pelajaran apa saja yang didapat dari permainan ini dan yang mana yang dapat diterapkan di situasi yang akan datang?
9. SPIDER WEB
Seluruh peserta harus berpindah dari satu sisi ke sisi yang lain melalui
sebuah jaring laba-laba raksasa dengan dibantu rekan yang lain.
Aturan Main :
· Tidak boleh melalui lobang yang sudah pernah dilalui.
· Badan dan pakaian tidak boleh menyentuh tali, tiang atau pohon tempat tali diikat.
· Tidak boleh melakukan lompatan.
Tipe : Strategic Game
Target : team work dalam mencapai target, inovasi-kreativitas , disiplin
10. TRUST FALL
Pada permainan ini peserta secara bergantian akan bergantian akan
menjatuhkan diri ke belakang dari sebuah platform yang tersedia dan
rekan-rekan yang lain menangkapnya di bawah.
Aturan Main :
· Yang Jatuh adalah mereka yang akan menerima aba-aba untuk menjatuhkan dirinya ke belakang dari Fasilitator.
· Yang Menangkap adalah mereka yang menangkap Yang Jatuh.
· Peserta yang akan menjatuhkan diri harus menanggalkan jam tangan, cincin atau kacamatanya terlebih dahulu.
· Peserta
yang menjatuhkan dirinya harus berdiri tegak dan kaku. Kedua tangan di
samping badan atau terlipat di dada sambil memegang pundak. Berdiri
membelakangi rekan-rekan yang akan menangkap.
· Ketika menjatuhkan diri ke belakang, peserta dilarang membuka tangannya sehingga tidak memukul rekan yang menangkap di bawah.
· Peserta
yang menangkap membentuk dua barisan rapat, yang saling berdiri
berhadapan dengan jumlah anggota barisan yang sama serta bahu saling
bersinggungan dengan rekan sebaris. Masing-masing barisan membentuk
bantalan mendarat yang kuat dan lentur dengan cara merentangkan tangan
ke depan sejajar dengan bahu dengan telapak tangan menghadap ke atas,
dan masing-masing tangan direntangkan berselang-seling dengan rekan pada
barisan di depan.
· Peserta yang menangkap dilarang mengepalkan tangan ketika menangkap
11. GRASS IN THE WIND
Pada permainan ini peserta secara bergantian akan bergantian akan
merubuhkan diri ke arah rekan kelompok yang berdiri di sekeliling nya
; dan rekan-rekan yang lain menahan dan kemudian mendorongnya ke arah
yang lain.
Aturan Main :
· kelompok membuat lingkaran kecil dengan posisi tangan di depan dada
· satu anggota kelompok berdiri di pusat lingkaran.
· peserta yang di tengah menjatuhkan badan seperti kayu tumbang, dengan kaki yang tidak berpindah dan tetap rapat.
· sisa kelompok yang ada bertugas menahan kemudian mendorongnya ke arah yang lain.
12. ALMOST INFINITE CIRCLE
Peserta diminta untuk dapat melepaskan tali yang terikat dengan tali
pasangannya, dimana tali tersebut masing-masing terikat di kedua
pergelangan tangan masing-masing orang.
Aturan Main :
· Tidak boleh memotong tali
· Tidak boleh membuka simpul yang mengikat ke pergelangan tangan..
13. Tupai dan Pemburu
Permainan dapat dilakukan di ruangan yang cukup besar atau pun di
halaman, dengan jumlah peserta tidak terbatas, lebih baik dengan jumlah
kelipatan 3 plus 1. Misalnya 13, 16, 22, atau 31…dst.
Instruksi dan petunjuk permainan
§ Awalnya kita minta peserta membentuk lingkaran,
§ kemudian
secara cepat kita minta mereka membentuk kelompok-kelompok yang terdiri
dari 3 orang, sehingga pasti akan tersisa satu orang yang tidak
mempunyai kelompok.
§ Dari
3 orang tersebut kita minta satu orang menjadi tupai yang akan
jongkok/merunduk, berada di antara 2 rekan lainnya yang membentuk pohon
dengan cara berpegangan tangan saling berhadapan, seperti pada permainan
“ular naga panjangnya”.
§ Fasilitator akan mulai dengan memberikan cerita, di mana dalam ceritanya akan diselipkan kata PEMBURU, ANGIN, dan BADAI.
o Jika
disebut kata PEMBURU, maka semua tupai harus pindah ke pohon yang lain,
jadi berpindah ke kelompok lainnya, secepatnya.Pohon tetap diam di
tempat.
o Jika disebut kata ANGIN, maka yang berpindah adalah pohon, tanpa boleh melepas pegangan tangannya, mencari tupai yang lain.
o Namun jika yang disebut adalah BADAI, maka semua harus berpindah dan berganti peran, boleh jadi tupai atau pohon dan sebaliknya.
§ Cerita akan dilanjutkan oleh satu orang yang tidak mendapat tempat/pasangan, dan diteruskan hingga beberapa kali
§ Pada saat berpindah, orang yang bercerita harus ikut segera mencari kelompok dan peran sebagai tupai/pohon yang kosong.
14. Helium Stick
Ringkasan
Aktifitas kelompok yang sederhana dan menipu. Bentuk dua baris menghadap
satu sama lain. Letakkan sebuah batang (stick) diatas jari telunjuk
semua peserta. Goal: turunkan ke tanah. Yang terjadi: stick bergerak ke
atas
Acknowledgements
Preston Cline mengajarkan permainan ini pada saat guest lecture untuk
“Philosophy and Methods in Outdoor Education” di the University of New
Hampshire, USA, 2001
Memproses Ide
· Bagaimana reaksi awal yang diberikan kelompok tersebut?
· Sebaik apa kelompok tersebut dapat mengatasi tantangan ini?
· Skill apa saja yang dibutuhkan untuk menunjang keberhasilan sebuah kelompok?
· Solusi kreatif apa saja yang muncul dan bagaimana saran-saran tersebut diterima oleh yang lain?
· Apa yang akan dilihat oleh seorang observer luar sebagai kekuatan dan kelemahan kelompok tersebut?
· Apa yang dipelajari dari setiap anggota kelompok tentang dirinya sendiri sebagai seorang individu?
· Situasi nyata apa (misal, di sekolah atau di rumah) yang serupa dengan permainan Helium Stick
15. PIPA BOCOR
Tujuan dari permainan ini adalah berlatih mengatasi berbagai masalah.
Sedangkan alat yang diperlukan meliputi pipa bocor, penyangga, gelas
aqua, dan bola pimpong. Adapun prosedur dalam permainan pipa bocor
adalah :
1. Masing – masing kelompok diminta untuk berlomba mengeluarkan bola pimpong dari dalam dengan menggunakan air.
2. Cara menuangkan air ke dalam pipa hanya boleh menggunakan gelas aqua yang telah disediakan dengan waktu yang telah ditentukan.
Pemaknaan :
1. Siapakah yang berhasil melaksanakan tugas dengan waktu tercepat ?
2. Apa yang dirasakan saat mereka melaksanakan kegiatan ini ?
3. Apa makna dari kegiatan ini ?
16. Evakuasi Bambu
Tujuan permainan ini adalah melatih kerjasama yang komunikatif.
Alat bantu yang digunakan adalah bambu, air, tali dan bola pimpong
Prosedur dalam permainan ini adalah :
Alat bantu yang digunakan adalah bambu, air, tali dan bola pimpong
Prosedur dalam permainan ini adalah :
1. Tiap kelompok berlomba mengeluarkan bola dari dalam bambu dengan cara menuangkan air ke dalam bambu.
2. Cara menuangkannya, bambu yang berisi air hanya boleh diangkat dengan menggunakan tali yang telah disediakan
3. Saat melakukan evakuasi, anggota badan tidak boleh melewati batas aman dari daerah yang telah ditentukan
Pemaknaan dalam permainan ini adalah :
1. Bagaimana langkah peserta dalam melaksanakan tugas ini
2. Strategi apa saja yang peserta gunakan untuk menyelesaikan tugas ?
3. Mampukan mereka bekerjasama dengan baik ?
4. Siapakah yang mampu memimpin dan berkomunikasi dengan baik ?
17. Blind Walk
Tujuan permainan ini adalah untuk melatih keseimbangan otak. Langkah
yang harus dilakukan oleh peserta adalah tiap-tiap peserta dalam
kelompok diminta berjalan dengan mata tertutup (kecuali ketua kelompok)
mengikuti jalur yang sudah dibuat. Dengan arahan ketua kelompok yang
berjalan paling belakang, peserta berjalan mengikuti jalur tanpa
menyentuh pembatas. Kelompok yang pertama memasuki garis finish
ditetapkan sebagai pemenang. Pemaknaan dalam permainan ini adalah
bagaimana kelompok mengatur strategi dan melatih kedisiplinan serta
kerjasama kelompok
18. Atomic Bom
Permainan ini mempunyai tiga tujuan yaitu :
1. Melatih kerjasama kelompok menuju satu tujuan dengan selamat
2. Membentuk sikap pemimpin yang jeli dan jujur
3. Melatih ketelitian dalam berkomunikasi.
Dalam permainan ini jumlah peserta tiap kelompok minimal 7 orang dan
harus diselesaikan dalam waktu 20 menit. Alat bantu dalam permainan satu
tujuan antara lain serangkaian tali, triplek , dan bola pimpong. Adapun
prosedur dalam permainan ini adalah :
1. Masing-masing
kelompok dibekali dengan 2 rangkaian tali, sebuah bola pimpong dan
triplek yang telah diberi pembatas dengan kertas segitiga.
2. Seorang
peserta dalam tiap-tiap kelompok diminta memegang selembar triplek yang
telah ditempeli kertas segitiga, diatas triplek tersebut diletakkan
sebuah bola pimpong.
3. Peserta tersebut di atas, pada dada dan kakinya (pas lutut) dipasang serangkaian tali, yang masing-masing dipegang oleh 3 orang.
4. Masing-masing
kelompok diminta berjalan menuju garis finish dengan peserta pembawa
triplek yang berisi bola, tidak boleh menyentuh tali pembatas dan bola
tidak boleh keluar dari bidang kertas segitiga yang ditempel di triplek.
5. Bila
bola keluar dari batas ataupun pembawa bola menyentuh tali pembatas,
maka kelompok tersebut harus mengulang berjalan dari awal.
Pemaknaan dalam permainan ini adalah :
1. Dapatkah masing-masing kelompok membawa bola selamat sampai tempat tujuan ?
2. Bagaimanakah sikap pemimpin kelompok dalam memimpin perjalanan kelompoknya ?
3. Bagaimanakah komunikasi yang tercipta dalam satu kelompok ?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar