Pada Hakekatnya makna olahraga menurut ensiklopedia
Indonesia adalah gerak badan yang dilakukan oleh satu orang atau lebih yang
merupakan regu atau rombongan. Sedangkan dalam Webster’s New Collegiate
Dictonary (1980), olahraga yaitu ikut serta dalam aktivitas fisik untuk
mendapatkan kesenangan, dan aktivitas khusus seperti berburu atau dalam
olahraga pertandingan (athletic games di Amerika Serikat)
Menurut Cholik Mutohir olahraga adalah proses
sistematik yang berupa segala kegiatan atau usaha yang dapat mendorong
mengembangkan, dan membina potensi-potensi jasmaniah dan rohaniah seseorang
sebagai perorangan atau anggota masyarakat dalam bentuk permainan, perlombaan/pertandingan,
dan prestasi puncak dalam pembentukan manusia Indonesia seutuhnya yang
berkualitas berdasarkan Pancasila.
Untuk penjelasan pengertian olahraga menurut Edward
(1973), olahraga harus bergerak dari konsep bermain, games, dan sport. Ruang
lingkup bermain mempunyai karakteristik antara lain;
a. Terpisah dari rutinitas
b. Bebas,
c. Tidak produktif
d. Menggunakan peraturan yang tidak baku
2. Manfaat Olahraga
Manfaat berolahraga
dapat dilihat dari dua aspek. Salah satunya manfaat olah raga terhadap otak
yang diungkapkan oleh Daniel Landers, profesor pendidikan olahraga dari Arizona
State University , antara lain:
1. Meningkatkan kemampuan otak. Latihan fisik yang rutin
dapat meningkatkan konsentrasi, kreativitas, dan kesehatan mental. Karena olahraga
bisa meningkatkan jumlah oksigen dalam darah dan mempercepat aliran darah
menuju otak. Para ahli percaya bahwa hal-hal ini dapat mendorong reaksi fisik
dan mental yang lebih baik
2. Membantu menunda proses penuaan. Riset membuktikan bahwa
latihan sederhana seperti jalan kaki secara teratur dapat membantu mengurangi
penurunan mental pada wanita di atas 65 tahun. Semakin sering dan lama mereka melakukannya makan
penurunan mental kian lambat. Kabarnya, banyak orang merasakan manfaat
aktivitas itu setelah sembilan minggu melakukannya secara teratur tiga kali
seminggu. Latihan ini tidak
harus dilakukan dalam intensitas tinggi. Cukup berupa jalan kaki di sekitar
rumah.
3. Mengurangi stres. Olahraga dapat mengurangi kegelisahan.
Bahkan lebih jauh lagi, bisa membantu Anda mengendalikan amarah. Latihan
aerobik dapat meningkatkan kemampuan jantung dan membuat Anda lebih cepat
mengatasi stres. Aktivitas seperti jalan kaki, berenang, bersepeda, dan lari
merupakan cara terbaik mengurangi stres
4.
Menaikkan
daya tahan tubuh. Jika Anda senang melakukan olahraga meski tak terlalu lama
namun sering atau lama namun dengan santai melakukannya, maka aktivitas itu
bisa meningkatkan hormon-hormon baik dalam otak seperti adrenalin, serotonin,
dopamin, dan endorfin. Hormon ini berperan dalam meningkatkan daya tahan tubuh.
Studi yang dilakukan di Inggris memperlihatkan bahwa 83 persen orang yang
memiliki ganguan mental mengandalkan olahraga untuk meningkatkan mood dan
mengurangi kegelisahan. Memperbaiki kepercayaan diri, umumnya semakin mahir
seseorang dalam suatu jenis aktivitas, maka kepercayaan diri pun akan
meningkat. Bahkan suatu riset membuktikan bahwa remaja yang aktif berolahraga
merasa lebih percaya diri dibandingkan dengan teman-temannya yang tidak
melakukan kegiatan serupa.
B. Pengertian
dan Manfaat Kesehatan
1. Pengertian Kesehatan
Menurut definisi yang dirumuskan oleh WHO, kesehatan
adalah sebagai : ”a state of complete physical, mental and social well being
and not merely the absence of disease or infirmity“. (WHO, 1948), adalah
keadaan sejahtera fisik, mental, social tanpa ada keluhan sama sekali (cacat
atau sakit). Dalam UU RI Nomor 23 tahun 1992 kesehatan juga dinyatakan
mengandung dimensi mental dan social : “Kesehatan adalah keadaan sejahtera dari
badan, jiwa dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara
social dan ekonomi “.
Pengertian lain, kesehatan adalah keadaan seimbang
yang dinamis, dipengaruhi faktor genetik, lingkungan dan pola hidup sehari-hari
seperti makan, minum, seks, kerja, istirahat, hingga pengelolaan kehidupan
emosional. Status kesehatan tersebut menjadi rusak bila keadaan keseimbangan
terganggu, tetapi kebanyakan kerusakan pada periode-periode awal bukanlah
kerusakan yang serius jika orang mau menyadarinya.
2. Manfaat Kesehatan
Dan manfaat olahraga terhadap kesehatan tubuh itu
sendiri juga sudah dijelaskan dalam UU No. 23 tahun 1992 tentang Kesehatan ( olah raga
kesehatan bertujuan untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan), antara
lain:
1. Peningkatan
Meskipun orang itu bebas penyakit belum tentu orang
itu sehat, dengan mengukur beban latihan yang di berikan pada seseorang, maka
kebugaran dapat di klasifikasi menjadi sangat kurang. Latihan fisik yang
teratur dan terukur di sertai gizi yang cukup akan meningkatkan kebugaran
seseorang. Kebugaran ini ditandai olah daya tahan jantung, otot, kelenturan
tubuh, komposisi tubuh, kecepatan gerak, kelincahan, denyut nadi. Latihan selalu
di monitor agar tidak melebihi denyut yang di perbolehkan antara72-87%
dari denyut yang maksimal.
2. Pencegahan
Olahraga dapat mencegah dampak negatif dari
hopokenisia [kurang gerak], memperlambat proses penuaan, memperlancar proses
kelahiran pada wanita kehamilan.
3. Pengobatan
Membantu proses penyembuhan pada penyakit jantung, kencing
manis, rematik, asma, kropos tulang, dll. Peredaran darah orang yang
berolahraga lebih lancar, sehingga racun yang menumpuk di tubuh cepat di
keluarkan.
4. Pemulihan
Penyandang cacat, kerusakan otak, tuna rungu, epilepsi
dan lain-lain membutuhkan olahraga yang sesuai dengan keadaan yang di penderita.
Apabila penyandang cacat ini tidak melakukan olahraga maka cacatnya akan
bertambah karena terjadi kekurangan gerak, otak menjadi lemah sehingga mudah
timbul penyakit-penyakit, jantung, ginjal, saluran darah dll. Selain itu
olahraga bagi penyandang cacat juga sangat di perlukan untuk menghilangkan
anggapan masyarakat bahwa mereka tidak mampu berbuat apa-apa.
C.
Paradigma
Al-Quran dan As-Sunnah tentang olahraga dan kesehatan
Perlindungan itu tentunya tidak dapat diperoleh
sacara sempurna kecuali bagi mereka yang mengindahkan pentunjuk-petunjuk-Nya.
Maka kata ‘afiat dapat diartikan pula
sebagai berfungsinya anggota tubuh manusia sesuai dengan tujuan penciptaanya.
Jika sehat di artikan sebagai keadaan baik bagi segenap anggota badan, maka
agaknya dapat dikatakan bahwa mata yang sehat adalah mata yang dapat melihat
maupun membaca tanpa bantuan kacamata. Tetapi, mata yang ‘afiat adalah yang dapat melihat dan membaca objek-objek yang
bermanfaat serta mengalihkan pandangan dari objek-objek yang bermanfaat serta mengalihkan
pandangan dari objek-objek yang terlarang karena itulah fungsi yang diharapkan
dari penciptaan mata.
Nikmat dari Allah sangat berlimpah tidak terkira : ”Maka jika kamu mau menghitung nikamat
Allah, niscahaya kamu tidak akan dapat menghitungnya” (QS An Nahl :18). Dan
diantara nikmat yang sangat berharga dan tidak ternilai itu adalah nikmat
kesehatan. Berapa harga mata, indra pendengaran, ginjal, jantung atau hati?
Maukah kamu menukar mata dengan kekayaan dunia beserta isinya? Dr. Harold J.
Morovitz pernah iseng-iseng menaksir harga fisik tubuh manusia beserta
kelengkapanya organ-organnya. Menurutnya bila seseorang berbobot 60 kg maka
nilai tubuhnya berkisar US$ 6 juta atau 60 milyar rupiah (jika kurs US$ 1 = Rp
10.000).
Begitu mahalnya manusia sehingga Al- Qur’an
menegaskan bahwa harga satu orang manusia sama dengan seluruh kehidupan umat
manusia (QS Al-Maidah : 32). Demikian besarnya nikmat kesehatan ini, sehingga
dalam sebuah Hadist, Nabi SAW menggandengkan dua nikmat yang sangat besar bagi
manusia yaitu nikmat iman dan kesehata : “Sesungguhnya
manusia tidak diberi yang lebih baik di dunia daripada keyakinan dan kesehatan
maka mohnlah keduanya kepada Allah SWT”. (HR Ahmad). Dalam Hadist tersebut
Rasullah SAW merangkaikan persyaratan mendasar untuk memperoleh kesejahteraan
dunia dan kesejahteraan bagi kehidupan akhirat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar